“Tanggapan terhadap Pidato Presiden RI pada Sidang Paripurna MPR RI dalam Rangka Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih Periode 2019 – 2024”
Saya setuju dengan potongan pidato dari Pak Jokowi yang menyatakan
bahwa
“Potensi kita untuk keluar dari jebakan negara berpenghasilan menengah sangat besar. Saat ini, kita sedang berada di puncak bonus demografi, di mana penduduk usia produktif jauh lebih tinggi dibandingkan usia tidak produktif. Ini adalah tantangan besar dan sekaligus juga sebuah kesempatan besar. Ini menjadi masalah besar jika kita tidak mampu menyediakan lapangan kerja. Tapi akan menjadi kesempatan besar, peluang besar, jika kita mampu membangun SDM yang unggul. Dan dengan didukung oleh ekosistem politik yang kondusif dan didukung oleh ekosistem ekonomi yang kondusif.”
“Potensi kita untuk keluar dari jebakan negara berpenghasilan menengah sangat besar. Saat ini, kita sedang berada di puncak bonus demografi, di mana penduduk usia produktif jauh lebih tinggi dibandingkan usia tidak produktif. Ini adalah tantangan besar dan sekaligus juga sebuah kesempatan besar. Ini menjadi masalah besar jika kita tidak mampu menyediakan lapangan kerja. Tapi akan menjadi kesempatan besar, peluang besar, jika kita mampu membangun SDM yang unggul. Dan dengan didukung oleh ekosistem politik yang kondusif dan didukung oleh ekosistem ekonomi yang kondusif.”
Tanggapan :
Dengan melihat
kenyataan bahwa Indonesia sedang berada dipuncak bonus demografi, Indonesia
memiliki peluang besar untuk menjadi Negara yang lebih maju. Namun, tanpa
berpedoman dengan pancasila yang merupakan dasar negara dan falsafah dalam
kehidupan berbangsa dan bernegara maka peluang tersebut tidak aka nada artinya
dan akan terasa sulit untuk mencapainya. Karena banyaknya penduduk usia
produktif jika tidak diseimbangi dengan kualitas SDM maka justru kelebihan tersebut
akan menjadi kelemahan dari bangsa Indonesia sendiri. Banyaknya usia produktif
akan menjadi kekuatan bangsa saat kualitas SDM yang ada didalamnya merupakan
kualitas- kualitas yang unggul.
Saya setuju dengan salah satu rencana kerja yang dipaparkan oleh Pak
Jokowi untuk mencapai Indonesia yang lebih maju dalam kabinet lima tahun
kedepan.
“Pembangunan SDM. Pembangunan SDM akan menjadi prioritas utama kita. Membangun SDM yang pekerja keras, yang dinamis. Membangun SDM yang terampil, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Mengundang talenta-talenta global untuk bekerja sama dengan kita. Itu pun, tidak bisa diraih dengan cara-cara lama. Cara-cara baru harus dikembangkan. Kita perlu endowment fund yang besar untuk manajemen SDM kita. Kerja sama dengan industri juga penting dioptimalkan. Dan juga penggunaan teknologi yang mempermudah jangkauan ke seluruh pelosok negeri.”
“Pembangunan SDM. Pembangunan SDM akan menjadi prioritas utama kita. Membangun SDM yang pekerja keras, yang dinamis. Membangun SDM yang terampil, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Mengundang talenta-talenta global untuk bekerja sama dengan kita. Itu pun, tidak bisa diraih dengan cara-cara lama. Cara-cara baru harus dikembangkan. Kita perlu endowment fund yang besar untuk manajemen SDM kita. Kerja sama dengan industri juga penting dioptimalkan. Dan juga penggunaan teknologi yang mempermudah jangkauan ke seluruh pelosok negeri.”
Tanggapan
:
Pembangunan
SDM merupakan hal yang sangat penting dalam pembangunan bangsa dan negara.
Karena negara yang maju tidak terlepas dari SDM masyarakatnya yang memiliki
kualitas- kualitas unggul. Dengan terciptanya SDM unggul pula akan menghasilkan
pribadi- pribadi yang baik dan luhur sesuai dengan nilai- nilai luhur Pancasila
sebagai pandangan hidup. Sehingga dalam pembangunan bangsa dan negara untuk
mencapai negara yang lebih maju tidak terlepas dari Pancasila yang juga
merupakan pandangan hidup bangsa.
Saya juga seuju dengan rencana kerja dari Pak
Jokowi yang dimana beliau mengatakan.
“Pembangunan
infrastruktur akan kita lanjutkan. Infrastruktur yang menghubungkan
kawasan produksi dengan kawasan distribusi, yang mempermudah akses ke
kawasan wisata, yang mendongkrak lapangan kerja baru,
yang mengakselerasi nilai tambah perekonomian rakyat.”
Tanggapan
:
Mengingat
infrastruktur merupakan faktor utama dari kesuksesan dan keberhasilan segala
kegiatan perekonomian negara. Maka dengan adanya pembangunan infrastruktur yang
menghubungkan kawasan produksi dengan kawasan distribusi seperti yang telah
dikatakan Pak Jokowi, maka diharapkan akan adanya peningkatan perekonomian
masyarakat Indonesia. Dan seiring dengan meningkatnya perekonomian negara, maka
juga akan membawa Indonesia menjadi negara yang lebih maju terutama dalam
sector perekonomiannya.
Rika Faradilla Citra
Kharisma
19030174051
Pend. Matematika 2019C
wahhhhh.....
ReplyDelete